"Bukan mencari yg lebih baik, tapi mencari yang lebih tepat"
"You got what you need not what you want"
Dan gue merasa telah menemukan yang tepat, yang gue inginkan dan yang gue butuhkan. (Hopefully this feeling is true).
Cerita yg sederhana, waktu yang cepat, rasa yang pas.
Bagaimana memulai cerita yg sederhana? Ah mungkin dengan senyum :)
Kita dekat dengan tulisan, kita mengagumi melalui tulisan, kemudian menulis cerita kita. Sejak kapan kita saling dekat? Saat aku menulis, kamu mengagumi tulisanku, dan kamu memperdengarkan tulisan2 indah milik orang. Juga saat kita berdiskusi mengenai hal2 yang tidak pernah aku diskusikan dengan teman2 lain.
Ternyata itu sudah lama sekali ya. Tapi memang kita hanya teman, tidak sedekat dua kutub magnet yang berlawanan.
Kemudian kamu sibuk, aku juga. Kita sibuk menulis cerita masing2 di kertas yang lain. Aku hilang, kau menghilang. Setidaknya kita masih saling tau kalo masing2 dr kita masih ada dan baik baik saja.
Saat kau berjuang untuk mewujudkan mimpimu yg baru, aku mendukung. Mendukungmu hanya dgn ucapan sederhana, tapi ada harapan di balik itu, agar mimpimu bisa terwujud. Agar kamu bisa berada di fakultas yg sama denganku, di bawah atap yang sama.
Lagi lagi kita menghilang dalam kebisuan.
Aku sempat menulis cinta di kertas lain bersama orang lain. Sedikit terpuruk karenanya, ketika kau tau rasa sayangmu terlalu dalam untuk hati yg terlalu sempit. Aku memang bodoh soal cinta, sayang atau hal hal menye ini.
Mungkin sibuk adalah pelarian yg cantik. Kesibukan megajariku pengalaman dari berbagai hal dan mengobatiku perlahan.
Kesibukan yg satu ini mempertemukanku denganmu lagi. Ternyata kau masih ada, dan masih seperti dulu. Bekerjasama dengan mu membuatku berada lebih dekat. Seperti kilatan yang amat cepat, kamu membuat pernyataan. Tak hanya pernyataan, namun juga pernyataan. Kalimat2 dari bibirmu yang selalu aku ingat. Aku ingat tempat, waktu, bahkan gesturmu saat 'menyatakan dan menanyakan'. :p
Aku sempat takut, jika ini terlalu cepat. Aku takut akan banyak hal. Aku takut jika ini dimulai terlalu cepat, maka akan berakhir dengan cepat juga...
Aku mulai berpikir lagi mengenai ketakutan2, tapi ternyata ketakutanku untuk kehilanganmu lebih besar.
Kini kita bersama. Kenangan lama telah terhapus. Hanya kamu dan aku.
Kini kamu pintar merangkai tulisan bahkan kamu persembahkan untuk aku.
Dengan kadar rasa yang pas, dengan cara yang sederhan, aku berharap kita bukan hanya bisa saling menulis cerita 'kita' tapi juga bisa melukiskannya dengan indah di kanvas bersama.
Salam sayang.
2 komentar:
:) kayaknya agak berbeda deh dari tulisan yang aslinya. dan kalimat terakhirnya itu buat merinding :D. thank you -D's-
KOK LO UNYU SIH NYET
Posting Komentar